PENGARUH KEMAMPUAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL BAHASA INDONESIA GURU DAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI MI AL-ISTIQAMAH BANJARBARU (INFLUENCE OF INTERPERSONAL COMMUNICATION SKILLS INDONESIAN TEACHERS AND EMOTIONAL INTELLIGENCE WITH STUDENT ACHIEVEMENT IN MI AL - ISTIQAMAH BANJARBARU)
Abstract
Pengaruh Kemampuan Komunikasi Interpersonal Bahasa Indonesia Guru dan Kecerdasan
Emosional dengan Prestasi Belajar Siswa di MI Al-Istiqamah Banjarbaru. Tujuan penelitian
ini adalah 1) Mengetahui pengaruh kemampuan komunikasi interpersonal guru terhadap prestasi
belajar Pendidikan Bahasa Indonesia siswa MI Al- Istiqamah Banjarbaru; 2) Mengetahui pengaruh
kecerdasan emosional siswa terhadap prestasi belajar Pendidikan Bahasa Indonesia siswa MI Al-
Istiqamah Banjarbaru; 3) Mengetahui pengaruh kemampuan komunikasi interpersonal guru dan
138
kecerdasan emosional siswa terhadap prestasi belajar Pendidikan Bahasa Indonesia siswa MI Al-
Istiqamah Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif-kuantitatif untuk
menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan
komunikasi interpersonal guru MI Al-Istiqamah Banjarbaru berada pada kategori cukup. Ratarata
kemampuan komunikasi interpersonal guru MI Al-Istiqamah Banjarbaru sebesar 48,22 (interval
41,8 sampai 53,2) dan sebagian besar pada kategori cukup (42,00%). Hasil analisis regresi
linear berganda diperoleh nilai koefisien regresi positif (0,216) dan thitung = 2,966 dengan signifikansi
0,004. Nilai thitung (2,966) > ttabel (1,988) sehingga hipotesis pertama “Kemampuan komunikasi interpersonal
guru berpengaruh positif terhadap prestasi belajar Pendidikan Bahasa Indonesia di MI
Al-Istiqamah Banjarbaru” yang diajukan diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan
emosional siswa MI Al-Istiqamah Banjarbaru berada pada kategori cukup. Rata-rata kecerdasan
emosional MI Al-Istiqamah Banjarbaru sebesar 154,56 (interval 132,2 sampai 156,8). Hasil analisis
regresi linear berganda diperoleh nilai koefisien regresi positif (0,216) dan thitung = 4,878 dengan
signifikansi 0,000. Nilai thitung (4,878) > ttabel (1,988) sehingga hipotesis kedua “Kecerdasan emosional
siswa berpengaruh positif terhadap prestasi belajar Pendidikan Bahasa Indonesia di MI Al-Istiqamah
Banjarbaru” yang diajukan diterima. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan komunikasi
interpersonal guru dan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar Pendidikan Bahasa Indonesia
pada kategori cukup baik. Hasil analisis regresi linear berganda diperoleh nilai Fhitung = 31,901
dengan signifikansi 0,000. Nilai Fhitung (31,901) > Ftabel (3,143) sehingga hipotesis ketiga “Kemampuan
komunikasi interpersonal guru dan kecerdasan emosional siswa berpengaruh positif terhadap prestasi
belajar Pendidikan Bahasa Indonesia di MI Al-Istiqamah Banjarbaru” yang diajukan diterima.
Kata-kata kunci: komunikasi interpersonal, kecerdasan emosional, prestasi belajar
Full Text:
PDFReferences
Cangara, Hafied. 2005. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Depdikbud. 2004. Kurikulum SLTP: Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Depdikbud.
Effendi, Onong Uchjana. 2005. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Goleman, Daniel. 2004. Emotional Intelligence (Kecerdasan Emosional). Jakarta: Gramedia Pustaka
Umum.
Rakhmat, J. 2003. Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Sukmadinata, Nana Syaodih. 2005. Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung: Remaja
Rosdakarya.
Sutrisno, Hadi. 2006. Metodologi Research Jilid 3. Yogyakarta: Andi Offset.
Winkel, W.S. 2004. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi.
Refbacks
- There are currently no refbacks.

.png)
