JEJAK KONVENSI NARATIF DONGENG DALAM TEKS FIKSI SENO GUMIRA AJIDARMA (TRACES TALE OF NARRATIVE CONVENTIONS TEXT IN FICTION SENO GUMIRA AJIDARMA)

Heri Suwignyo

Abstract


Jejak Konvensi Naratif Dongeng dalam Teks Fiksi Seno Gumira Ajidarma (SGA). Penelitian
ini bertujuan menjelaskan jejak konvensi naratif dongeng dalam teks fiksi SGA dalam tiga model,
yakni penceritaan, pengaluran atau pengeplotan, serta penyampaian ajaran moral. Metode penelitian
yang digunakan adalah metode formalistik-tekstual dengan penafsiran makna semiotik teks ala
Peirce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model penceritaan teks fiksi SGA cenderung
menggunakan model tukang cerita dan pendengar luar teks, model plot cenderung menggunakan
plot episodik, dan model penyampaian moral dilakukan secara ikonis, indeksis, dan simbolis.
Kata-kata kunci : dongeng, jejak konvensi naratif, model penceritaan, plot episodik, penyampaian
ajaran moral


Full Text:

PDF

References


Ajidarma, S.G. 1993. Sepotong Senja untuk Pacarkudalam Antologi Pelajaran Mengarang: Cerpen

Pilihan Kompas, 1993, hlm. 16-24. Jakarta: PT Gramedia.

Ajidarma, S.G. 1993. Telinga dalam Antologi Pelajaran Mengarang: Cerpen Pilihan Kompas, 1993,

hlm. 88-93. Jakarta: PT Gramedia.

Ajidarma, S.G. 2001. Sukab dan Sepatu dalam Antologi Dunia Sukab: Sejumlah Cerita, hlm 41-

Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Ajidarma, S.G. 2003. Legenda Wongasu dalam Antologi Waktu Nayla: Cerpen Pilihan Kompas

, hlm. 29-41. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Clark, H. H dan Clark, E.V. 1977. Memory for Stories dalam Psychology and Language, hlm.

—170. San Diego: Harcourt Brace Jovanovich, Publishers.

Danandjaja, J. 1986. Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng dan sebagainya. Jakarta: Grafiti Press.

Dewanto, N. 1993. Cerpen-Cerpen Terbaik Kompas 1992 dalam Pelajaran Mengarang: Cerpen

Pilihan Kompas 1993, hlm. 2—3). Jakarta: PT Gramedia,

Dundes, A. 1984. The Morphology of North American Indians Folktales. Helsinki: Folklore Fellows

Communication.

Faruk. 2003. Dari Kado Istimewa Sampai Pistol Perdamaian: Cerpen-Cerpen Pilihan Kompas

—1996, dalam Waktu Nayla: Cerpen Pilihan Kompas 2003, hal. 162. Jakarta: Penerbit

Buku Kompas.

Luxemburg, J.v; Bal, M.; Weststeijn, W.G. 1984. Pengantar Ilmu Sastra.Alih bahasa Dick Hartoko.

Jakarta: PT Gramedia.

Putra, I Ny, D. 2003. Cerpen Yang Menghindari Konflik, dalam Waktu Nayla, hlm. Prelim).

Jakarta: PT Gramedia.

Soedjijono, 2005. Residu Unsur Kelisanan dalam Novel Pasar karya Koentowijoyo dalam Bahasa

dan Seni Th 33 No 2, Agustus, hlm. 215—234.

Swastika, I. M. 2000. Penerapan Teori Semiotik dalam Telaah Karya Sastra Indonesia dan

Daerah: Kasus di Fakultas Sastra Universitas Udayana, dalam Semiotik: Kumpulan

Makalah Seminar, hlm.19—32. Depok: Lembaga Penelitian UI.

Teeuw, A. 1984. Sastra dan Ilmu Sastra: Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Pustaka Jaya.

Todorov, T. 1975. The Fantastic: a Structural Approach to a Literary Genre, Ithaca: Cornell University

Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.