PEMBELAJARAN MEMBACA KRITIS INTEGRATIF MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH: STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA KURIKULUM 2013 (THE LEARNING OF INTEGRATIVE CRITICAL READING THROUGH THE PROBLEM-BASED LEARNING: THE STRATEGY OF LANGUAGE LEARNING OF CURRICULUM 2013)
Abstract
Pembelajaran Membaca Kritis Integratif melalui Pembelajaran Berbasis Masalah: Strategi
Pembelajaran Bahasa Kurikulum 2013. Membaca merupakan medium untuk memperoleh
pengetahuan, hiburan, membuka dunia baru. Karena itu, pembelajaran membaca merupakan kegiatan
yang penting untuk membentuk keterampilan berbahasa peserta didik. Dalam pelaksanaannya,
membaca acapkali diajarkan secara terpisah dari keterampilan menyimak, berbicara, dan menulis.
Padahal, Kurikulum 2013 tidak membagi-bagi pembelajaran bahasa menjadi empat keterampilan
berbahasa sebagaimana kurikulum-kurikulum sebelumnya. Dengan demikian, akan sangat
menguntungkan bagi perkembangan kemampuan berbahasa siswa apabila keterampilan membaca
diajarkan secara integratif, yaitu membaca sebagai tumpuan, sedangkan keterampilan berbahasa
lainnya secara bergantian dijadikan sebagai penunjang pembelajaran bahasa. Selanjutnya, anak
didik dilatih untuk berpikir kritis dengan menggunakan strategi membaca kritis. Hasil pencobaan
di kelas menunjukkan bahwa kegiatan menggunakan bahasa dan hasil belajar secara otentik
meningkat tajam.
Kata-kata kunci : pembelajaran membaca integratif, keterampilan membaca sebagai landas
tumpu, membaca kritis
Full Text:
PDFReferences
Byrnes, H. 1985. Teaching toward proficiency: The Receptive Skills. In A. C. Omaggio (Ed.).
Proficiency, Curriculum, Articulation: The ties that bind (pp.77-106). Middlebury, VT: Northeast
Conference.
Chamot, A.U. dan Kupper, L. 1989. Learning Strategies in Foreign Language Instruction. Foreign
Language Annals. 22 (1), 13—24.
Ghazali, A. Syukur. 2012. Pembelajaran Kemahiran Berbahasa dalam Kelas dengan Pendekatan
Komunikatif dan Interaktif. Bandung: Refika Aditama.
Grellet, F. 1981. Developing Reading Skills. Cambridge, England: Cambridge University Press.
Joyce, Bruce; Weil, Marsha; dan Calhoun, Emily. 2009. Models of Teaching, Model-Model
Pengajaran. Terjemahan oleh Achmad Fawaid dan Ateilla Mirza. Yogyakarta: Pustaka
Pelajar.
Nunan, D. 1989. Designing Tasks for the Communicative Classroom. Cambridge, England: Cambridge
University Press.
Papalia, A. 1987. Interaction of Reader and Text. In W. M. Rivers (Ed.), Interactive Language
Teaching (pp.70-82). Cambridge, England: Cambridge University Press.
Ramirez, Arnolfo G. 1995. Creating Contexts for Second Language Acquisition. White Plains, N.Y:
Longman Publishers.
Stanovich, K. 1980. Toward an Interactive Compensatory Model of Individual Differences in
the Development of Reading Fluency. Reading Research Quarterly, 16: 32-71.
Stubbs, M. 1980. Language and Literacy: The Sociolinguistics of Reading and Writing. London:
Routledge & Kegan Paul.
Swaffar, J. K. 1988. Readers, Texts, and Languages: The Interactive Process. Modern Language
Journal, 72 (2): 123-149.
Van Parreren, C.F. & Schouten-Van Parreren, M. C. 1981. Contextual Guessing: A Trainable
Reader Strategy. System, 9: 235-241.
Wallace, C. 1992. Reading. Oxford: Oxford University Press.
Refbacks
- There are currently no refbacks.

.png)
