KESANTUNAN TINDAK TUTUR DIREKTIF ANTARGURU DI SDIT UKHUWAH BANJARMASIN (THE POLITENESS OF DIRECTIVE SPEECH ACT USED AMONG TEACHERS OF SDIT UKHUWAH BANJARMASIN)
Abstract
Kesantunan Tindak Tutur Direktif antarguru di SDIT Ukhuwah Banjarmasin. Kesantunan
tindak tutur guru dalam interaksi di sekolah berperan untuk menjaga keharmonisan antarguru dan
sebagai keteladanan untuk para siswa dalam pendidikan karakter dan memahami bagaimana etika
atau budi pekerti. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang kesantunan tindak tutur
direktif antarguru di SDIT Ukhuwah Banjarmasin. Secara objektif, penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan tentang: (1) Wujud kesantunan tindak tutur direktif antarguru, (2) Strategi kesantunan
tindak tutur direktif antarguru, dan (3) Fungsi kesantunan tindak tutur direktif antraguru. Pendekatan
yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SDIT
Ukhuwah Banjarmasin dengan mengambil data berupa tindak tutur antarguru dalam interaksi seharihari
di sekolah. Penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang
232
terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif dan kualitatif serta kesimpulan diambil dengan cara
deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesantunan tindak tutur antarguru di SDIT Ukhuwah
telah menerapkan wujud, strategi, dan fungsi kesantunan. Wujud kesantunan tindak tutur direktif
antarguru menunjukkan wujud kesantunan dalam tindak tutur memerintah, meminta, menyarankan,
dan bertanya. Wujud kesantunan dari keempat tindak tutur direktif tersebut menggunakan penanda
kesantunan maaf, minta tolong, dan permisi serta menggunakan kalimat deskriptif dan introgatif.
Strategi kesantunan tindak tutur direktif antarguru menggunakan strategi langsung dan tidak langsung,
sedangkan fungsi kesantunan tindak tutur direktif antarguru, yaitu fungsi kesantunan dalam tindak
tutur memerintah, meminta, menyarankan, dan bertanya.
Kata-kata kunci: kesantunan berbahasa, tindak tutur direktif, wujud kesantunan, strategi kesantunan,
fungsi kesantunan
Full Text:
PDFReferences
Chaer, Abdul. 2010. Kesantunan Berbahasa. Jakarta: Rineka Cipta
Jumadi. 2013. Wacana, Kekuasaan, dan Pengajaran Bahasa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Miles, Matthew B. dan Huberman, A Michael. 1992. Analisis Data Kualitatif, Buku Sumber tentang
Metode-Metode Baru. Terjemahan oleh Tjetjep Rohendi Rohidi dan Mulyarto. Jakarta: UI Press.
Pranowo. 2009. Berbahasa secara Santun. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rahardi, Kunjana. 2006. Pragmatik (Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia). Jakarta: Erlangga.
Rahardi, Kunjana. 2009. Sosiopragmatik. Jakarta: Erlangga.
Yule, George. 1996. Pragmatik. Terjemahan oleh Jumadi. 2006 Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Refbacks
- There are currently no refbacks.

.png)
