PRAANGGAPAN DALAM CERITA SI PALUI PADA SURAT KABAR HARIAN BANJARMASIN POST EDISI JUNI 2015 (PRESUPPOSITIONS IN THE STORY OF SI PALUI IN BANJARMASIN POST NEWSPAPER IN JUNE 2015 EDITION)

Puspamyati Puspamyati

Abstract


Praanggapan dalam Cerita Si Palui pada Surat Kabar Harian Banjarmasin Post Edisi Juni 2015.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praanggapan dalam wujud jenis-jenis praanggapan
yang meliputi: 1. praanggapan eksistensial, 2. praanggapan faktual, 3. praanggapan leksikal, 4.
praanggapan struktural, 5. praanggapan nonfaktual, dan 6. praanggapan kontrafaktual dalam cerita Si
Palui pada surat kabar harian Banjarmasin Post edisi Juni 2015.Penelitian ini menggunakan pendekatan
222
kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis. Adapun jenis penelitian yang
digunakan, yaitu berupa penelitian non-eksperimen sebab penelitian ini tidak melakukan percobaan,
melainkan sebuah studi pustaka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber
data penelitian ini adalah naskah-naskah cerita Si Palui yang terdapat pada surat kabar harian
Banjarmasin Post edisi Juni 2015 dan data yang digunakan adalah tuturan-tuturan dalam teks cerita
Si Palui. Penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi dalam pengumpulan data. Adapun teknik
analisis data yang digunakan, yaitu teknik analisis isi. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri
sebagai instrumen utama, namun peneliti membuat kisi-kisi sebagai bentuk instrumen yang menunjang
kelancaran kerja.Hasil penelitian terhadap analisis data berupa tuturan dalam cerita Si Palui pada
surat kabar harian Banjarmasin Post edisi Juni 2015 menemukan wujud praanggapan yang muncul
pada tuturan cerita Si Palui berjenis praanggapan eksistensial dengan jenis: 1) praanggapan eksistensial
kepemilikan, 2) praanggapan eksistensial keberadaan, dan 3) praanggapan eksistensial karakter.
Praanggapan faktual,praanggapan leksikal, dan praanggapan struktural, dengan jenis 1) praanggapan
struktural dengan penanda kata tanya apa, 2) praanggapan struktural dengan penanda kata tanya
siapa, 3) praanggapan struktural dengan penanda kata tanya kapan, 4) praanggapan struktural dengan
penanda kata tanya di mana, 5) praanggapan struktural dengan penanda kata tanya mengapa, dan 6)
praanggapan struktural dengan penanda kata tanya bagaimana. Dan wujud praanggapan nonfaktual,
serta wujud praanggapan kontrafaktual.
Kata-kata kunci: praanggapan, Palui, cerita


Full Text:

PDF

References


Djajasudarma, T. Fatimah. 2012. Wacana dan Pragmatik. Bandung: PT Refika Aditama.

Jumadi. 2010. Wacana: Kajian Kekuasaan Berdasarkan Ancangan Etnografi Komunikasi dan Pragmatik.

Yogyakarta: Pustaka Prisma.

Moleong, Lexy J. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Musaba, Zulkifli. 2012. Terampil Berbicara: Teori dan Pedoman Penerapannya. Yogyakarta: CV. Aswaja

Pressindo.

Yule, George. 2006. Pragmatik. Terjemahan oleh Jumadi. Banjarmasin: PBS FKIP Universitas Lambung

Mangkurat.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.