KESANTUNAN DIREKTIF DALAM TETRALOGI LASKAR PELANGI KARYA ANDREA HIRATA (DIRECTIVE POLITENESS IN LASKAR PELANGI TETRALOGY BY ANDREA HIRATA)

Candra Purnomo

Abstract


Kesantunan Direktif dalam Tetralogi Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata. Kesantunan merupakan
aturan perilaku yang ditetapkan dan disepakati bersama oleh suatu masyarakat tertentu sehingga
kesantunan sekaligus menjadi prasyarat yang disepakati oleh perilaku sosial. Selain itu, kesantunan
juga diperlukan dalam tindak tutur direktif agar terhindar dari konflik-konflik. Dalam penelitian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan 1) wujud kesantunan direktif, 2) strategi kesantunan direktif, dan
3) fungsi kesantunan direktif dalam tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Pendekatan yang
digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah deskriptif
200
kualitatif. Sumber data dari penelitian ini berasal dari teks novel Laskar Pelangi, Sang Pemimpi,
Edensor, dan Maryamah Karpov karya Andrea Hirata. Data-data tuturan kesantunan direktif diperoleh
dari studi pustaka dan wawancara. Teknik data yang digunakan adalah analisis isi.Tahap analisis
data, yakni (a) pengumpulan data, (b) reduksi data, (c) penyajian data, (d) penyimpulan/verifikasi.
Peneliti menjadi instrumen utama dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan
wujud kesantunan direktif dalam tetralogi Laskar Pelangi meliputi tiga kaidah yaitu kaidah formalitas,
kaidah ketidaktegasan, kaidah persamaan atau kesekawanan. Kemudian ada 6 strategi kesantunan
direktif dalam tetralogi Laskar Pelangi yang muncul antara lain: strategi imperatif, strategi pernyataan
keharusan, strategi sindiran, strategi pertanyaan, strategi isyarat halus, dan strategi permintaan. Fungsi
kesantunan direktif dalam tetralogi Laskar Pelangi yaitu:1) fungsi pernyataan, 2) fungsi pertanyaan,
3) fungsi memerintah, 4) fungsi meminta maaf, dan 5) fungsi mengkritik. Saran untuk penelitian
selanjutnya, diharapkan hasil dari penelitian ini dapat membantu membina kesantunan yang berlaku
di masyarakat secara umum. Hasil penelitian ini bisa menjadi salah satu acuan dalam penelitian
kesantunan selanjutnya. Serta, hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi pembelajaran sastra di
sekolah.
Kata-kata kunci: kesantunan direktif, wujud, strategi, fungsi


Full Text:

PDF

References


Aminudin. 2002. Pengantar Apresiasi Sastra. Bandung: Sinar Baru.

Chaer, Abdul. 2010. Kesantunan. Jakarta: Rineka Cipta.

Hirata, Andrea. 2005. Laskar Pelangi. Yogyakarta: Bentang.

--------.---------. 2006. Edensor. Yogyakarta: Bentang.

--------,---------. 2007. Sang Pemimpi. Yogyakarta: Bentang.

--------,---------. 2008. Maryamah Karpov. Yogyakarta: Bentang.

Moleong, Lexy J. 2013. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Rahardi, Kunjana. 2009. Sosiopragmatik. Jakarta: Erlangga.

Ratna, Nyoman Kutha. 2004. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra dari Strukturalisme hingga

Postrukturalisme Perspektif Wacana Naratif. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Yule, G. 2006. Pragmatik. Diterjemahkan oleh Jumadi. Banjarmasin: PBS FKIP Universitas Lambung

Mangkurat.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.